jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memasuki usia ke-19 tahun terus menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Di tengah tantangan penurunan alamiah (natural decline) lapangan migas, PHE sebagai subholding upstream Pertamina berhasil mempertahankan pertumbuhan produksi migas melalui pengelolaan operasi yang andal, pengembangan lapangan yang masif, serta penerapan teknologi dan inovasi.
Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi Hermansyah Y Nasroen mengatakan selama 19 tahun perjalanan perusahaan, PHE terus bertransformasi menjadi perusahaan hulu migas yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.
"Selama 19 tahun, PHE terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung produksi migas nasional. Di tengah tantangan natural decline yang semakin tinggi, kami mampu menjaga pertumbuhan produksi melalui pengembangan lapangan secara agresif, penerapan teknologi, eksplorasi yang berkelanjutan, serta pengelolaan operasi yang unggul," kata Hermansyah dalam keterangannya, Selasa (30/6).
Saat ini, PHE berkontribusi sebesar 65 persen terhadap produksi minyak nasional dan 37 persen terhadap produksi gas nasional.
Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan 27 persen blok migas di Indonesia.
Keberhasilan menjaga kinerja produksi didukung oleh peningkatan aktivitas pengembangan lapangan migas.
Di bidang eksplorasi, PHE terus memperkuat portofolio hulu melalui penambahan wilayah kerja baru.

2 hours ago
1




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5349826/original/076247900_1757933049-persija_lesu-2.jpg)



