jpnn.com, JAMBI - Penyidik Perbankan Ditreskrimsus Polda Jambi memanggil Direktur Utama (Dirut) Bank Jambi Khairul Suhairi untuk meminta keterangan terkait kasus hilangnya saldo nasabah dari rekening pada Minggu (22/2).
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Taufik Nurmandia menyebut Dirut Bank Jambi Khairul Suhairi memenuhi panggilan dan tiba di Mapolda sekitar pukul 13.30 WIB, pada Senin.
Dirut Bank Jambi langsung menjalani pemeriksaan di Subdit II Perbankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi.
Dugaan gangguan sistem layanan yang mengakibatkan saldo nasabah berkurang atau hilang di rekening yang terjadi pada Minggu (22/2), kini dalam proses penyelidikan.
"Dugaan sementara ada aksi peretas tetapi masih didalami dengan proses penyelidikan," katanya.
Terkait saldo nasabah yang hilang, pihak bank telah melakukan pengembalian, namun total kerugian dan jumlah nasabah yang terdampak belum diungkapkan.
Polda Jambi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku dan motif di balik tindakan terhadap sistem layanan bank daerah tersebut.
Sebelumnya pihak Bank Jambi bersama sejumlah pengacaranya mendatangi Mapolda Jambi untuk memberikan keterangan kepada penyidik Polda Jambi atas bobol rekening atau hilang uang nasabah. (antara/jpnn)

4 hours ago
1





















































