jpnn.com, OGAN ILIR - Skema pembiayaan bagi petani jagung kini memasuki babak baru. Guna memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak dan sistem ijon.
Polri resmi menjalin kolaborasi dengan empat Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI dan BTN) untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara langsung kepada petani binaan di Kabupaten Ogan Ilir.
Langkah ini bukan sekadar bantuan modal, melainkan upaya menciptakan ekosistem hulu ke hilir yang sehat bagi petani.
Masalah klasik petani ketidakadaan modal yang berujung pada jeratan tengkulak dicobai diurai melalui sinergi dia arah.
Yakni memberikan modal kerja dengan bunga rendah agar petani memiliki kedaulatan finansiall sejak masa tanam.
Sementara Perum Bulog bertindak sebagai pemberi hasil panen, memastikan harga tidak jatuh saat produksi melimpah.
"Kami ingin petani jagung punya posisi tawar. Dengan modal dari perbankan dan kepastian pembeli dari Bulog, mereka tidak lagi terjerat praktik harga rendah yang sering dimainkan tengkulak," ujar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lahan jagung di Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026).
Dalam program ini, fungsi kepolisian di lapangan mengalami transformasi. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri tidak hanya mengamankan wilayah, tetapi juga memberikan rekomendasi kelompok tani (Poktan) yang layak menerima fasilitas KUR.

2 hours ago
2




.jpeg)
















































