jpnn.com - BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyatakan puncak arus mudik di jalur selatan Nagreg sudah terlewati pada H-2 Lebaran atau Kamis (19/3) malam.
Berdasarkan data dari dishub, hingga pukul 00.00 WIB terhitung ada 150.716 kendaraan yang melintas di jalur Nagreg sejak pagi hari. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama, yakni 142.620 kendaraan.
"Sudah bisa kami pastikan malam tadi memang menjadi puncak arus mudik. Setelah malam tadi frekuensi kendaraan yang melintas Nagreg sudah berangsur menurun. Sebagian masyarakat ada yang merayakan Hari Raya Idulfitri hari ini juga. Jadi, sudah dapat dipastikan beberapa masyarakat sudah berada di kampung halaman," kata Eric saat dihubungi, Jumat (20/3).
Eric menjelaskan, pada H-2 Lebaran terjadi peningkatan volume kendaraan di Jalan Raya Nagreg. Sampai dengan pukul 08.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas sudah mencapai 68 ribu, dan puncaknya terjadi pada malam tadi.
"Sampai pukul 24.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas sampai 150 ribu kendaraan. Ini melebihi H-3 kemarin yang hanya 137 ribu kendaraan dan melebihi puncak arus mudik 2025 pada H-2 dengan jumlah 142 ribu kendaraan," ujarnya.
Ia juga melaporkan, volume kendaraan di jalur Nagreg sejak pagi hari di H-1 Lebaran ini sudah melandai. Terbaginya Hari Raya Idulfitri, membuat masyarakat sudah pulang kampung lebih dulu.
"Sampai dengan pukul 08.00 (hari ini) baru 24.285 kendaraan yang melintas. Ini menang karena Lebaran ada yang hari ini, dan masih ada yang besok," tuturnya. (mcr27/jpnn)

1 day ago
5














.jpeg)






































