Korem Klarifikasi Insiden Ajudan dan Petugas di MJM

3 hours ago 1

Korem Klarifikasi Insiden Ajudan dan Petugas di MJM

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

lambang Mabes TNI (dok Antara Jatim)

jpnn.com, YOGYAKARTA - Korem 072/Pamungkas Yogyakarta memberikan klarifikasi resmi terkait insiden kesalahpahaman yang terjadi antara petugas pengawas lintasan dan ajudan Komandan Korem Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono pada acara Mandiri Jogja Marathon (MJM) di kawasan Prambanan, Minggu (21/6).

Insiden yang terekam dalam potongan video dan ramai beredar di media sosial itu dipastikan bukan merupakan pelanggaran prosedur yang disengaja.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas Yogyakarta Mayor Inf Suwito menjelaskan bahwa peristiwa tersebut murni terjadi karena kendala teknis di lintasan lari. Ia menegaskan bahwa Danrem dan rombongan mengikuti kegiatan sebagai peserta umum yang sah.

"Dapat kami jelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung," kata Mayor Inf Suwito di Yogyakarta, Senin (22/6).

Mayor Suwito memaparkan bahwa Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono hadir dalam acara MJM bersama istri, satu orang anak, dan seorang ajudan dengan menggunakan empat tiket umum. Seluruh tiket tersebut telah terdaftar secara resmi sebagaimana halnya peserta lainnya. Bahkan, ajudan yang mendampingi Danrem disebut juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB).

"Berdasarkan penjelasan yang diperoleh, ajudan yang mendampingi Danrem juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB)," ujarnya.

Kesalahpahaman terjadi ketika nomor peserta milik ajudan diduga terlepas di lintasan yang cukup padat. Kondisi itulah yang kemudian memicu kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas pengawas di lapangan. Namun, Suwito memastikan bahwa kejadian itu telah selesai dibicarakan secara kekeluargaan.

"Pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung," kata Suwito.

Korem 072 klarifikasi insiden ajudan dan petugas di MJM Prambanan, disebut hanya kesalahpahaman teknis lapangan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|