jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai Indonesia perlu mempertimbangkan penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Bagi Anwar Abbas, hal itu jika pemerintah benar-benar serius memberantas tindak pidana tersebut.
Menurut Anwar, terungkapnya berbagai kasus tersebut menimbulkan keprihatinan publik karena Presiden Prabowo Subianto berulang kali menyampaikan komitmennya memberantas korupsi secara tegas.
"Bahkan Presiden Prabowo pernah menyatakan akan mengejar para koruptor sampai ke Antartika maupun Gurun Sahara."
"Namun, mengapa masih ada pejabat yang berani melakukan tindakan seperti itu?" kata Anwar dalam keterangannya, Senin (22/6).
Anwar berpendapat salah satu penyebab masih maraknya praktik korupsi ialah para pelaku tidak lagi memiliki rasa takut terhadap konsekuensi yang akan diterima.
Dia mengutip pandangan almarhum Prof. Salim Said yang pernah menyatakan bahwa sebagian pelaku korupsi tidak hanya tidak takut kepada pemimpin, tetapi juga tidak takut kepada Tuhan.
"Hal itu terlihat dari masih dilakukannya perbuatan yang jelas-jelas dilarang oleh ajaran agama," ujarnya.

2 hours ago
1






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)








