jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyebut konflik bersenjata antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) berpotensi mempengaruhi sektor pangan global dan berimbas ke Indonesia.
Sebab, kata Daniel, konflik Iran vs AS-Israel bisa menganggu ketersediaan pupuk yang selama ini menjadi komponen vital dalam produksi pertanian.
"Perang di Timur Tengah akan sangat berdampak pada produksi pangan dunia. Salah satu yang paling terasa adalah terganggunya pasokan pupuk,” ujar dia melalui keterangan persnya, Rabu (18/3).
Danjo sapaan Daniel Johan menuturkan empat negara eksportir utama pupuk nitrogen dunia terpengaruh langsung konflik Iran vs AS-Israel, yakni Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Menurutnya, konflik membuat pasokan gas sebagai bahan baku utama pupuk terganggu akibat serangan pesawat nirawak dan rudal.
“Kondisi ini memaksa sejumlah negara tersebut menghentikan produksinya. Jika pasokan pupuk terganggu, produksi pangan global akan ikut menurun,” jelasnya.
Selain pupuk, Danjo juga menyebut perang mempengaruhi harga minyak dunia.
Menurutnya, lonjakan harga energi akan berimbas langsung pada biaya produksi pertanian.

3 hours ago
2




















































