jpnn.com, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan pihaknya telah menyiapkan skenario matang untuk mengamankan malam takbiran hingga lonjakan pengunjung di berbagai objek wisata tanah air.
Irjen Agus menjelaskan, saat malam takbiran nanti, fokus pengamanan akan bergeser dari jalur arteri dan tol menuju pusat-pusat kota dan masjid-masjid.
"Kalau nanti takbiran tentunya sudah berpindah ya areanya, bukan di arteri dan tol, tetapi di perkotaan, mungkin di tempat masjid-masjid. Ini sudah ada satgas sendiri," kata Irjen Agus di Command Center Korlantas Polri, KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/3).
Jenderal bintang dua itu menekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan kerja kolaboratif lintas satuan. Tak hanya mengatur lalu lintas, Polri juga menerjunkan personel untuk menjaga keamanan lingkungan.
Dia menjelaskan untuk pemudik yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Polri memberikan jaminan keamanan melalui patroli rutin.
"Ada satgas penegakan hukum. Jaga rumah-rumah yang kosong, terus ada penugasan reserse untuk mengantisipasi di tempat-tempat keramaian. Termasuk di terminal dan bandara juga dijaga agar tidak ada peristiwa kriminalitas," tuturnya.
Dia menjelaskan memasuki masa libur Lebaran dan cuti bersama, titik kemacetan diprediksi akan berpindah ke jalur-jalur menuju destinasi wisata favorit.
Irjen Agus menyebut pihaknya sudah memetakan "Klaster Kelima", yakni jalur alternatif menuju tempat wisata.

2 hours ago
1



















































