Begini Kesiapan AirNav Indonesia Dalam Menghadapi Angkutan Lebaran 2026

2 hours ago 2

Begini Kesiapan AirNav Indonesia Dalam Menghadapi Angkutan Lebaran 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

AirNav Indonesia memastikan kesiapan layanan navigasi penerbangan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026/1447 H. Foto Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - AirNav Indonesia memastikan kesiapan layanan navigasi penerbangan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026/1447 H.

Direktur Operasi AirNav Indonesia Setio Anggoro, mengatakan peningkatan pergerakan penerbangan selama musim mudik telah diantisipasi melalui berbagai langkah kesiapan operasional di seluruh unit layanan navigasi penerbangan.

Trafik penerbangan selama periode tersebut diproyeksikan meningkat sekitar 4,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“AirNav Indonesia telah menyiapkan seluruh aspek operasional untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan aman, lancar, dan efisien. Kesiapan tersebut mencakup personel operasional, fasilitas navigasi penerbangan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan,” ujar Setio, dalam Konferensi Pers Kesiapan Pelayanan Navigasi Penerbangan AirNav Indonesia pada Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H, pada Senin (16/3).

Untuk mendukung pengelolaan lalu lintas udara secara optimal, AirNav Indonesia mengoperasikan Indonesia Network Management Centre (INMC) sebagai pusat orkestrasi pelayanan navigasi penerbangan nasional yang memantau dan mengoordinasikan operasional penerbangan secara real time di seluruh wilayah udara Indonesia.

AirNav Indonesia juga memastikan kesiapan dukungan operasional yang meliputi lebih dari 2.800 fasilitas komunikasi, navigasi, surveillance, dan sistem ATC.

”Untuk petugas ATC, ada lebih dari 1.700 petugas yang in-charge selama periode ini, di semua kantor pelayanan AirNAv Indonesia,” ungkapnya.

Kemudian, untuk memperkuat dukungan operasional, AirNav juga menugaskan lebih dari 1.000 petugas Air Traffic Service Engineers untuk memastikan kesiapan dan keandalan peralatan fasilitas.

AirNav Indonesia juga memastikan kesiapan dukungan operasional yang meliputi lebih dari 2.800 fasilitas komunikasi, navigasi, surveillance, dan sistem ATC.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|