Jangan Buang Sampah Anorganik, Bisa Ditukar Air Bersih lewat SULAP CSR PIK2

4 hours ago 2

Jangan Buang Sampah Anorganik, Bisa Ditukar Air Bersih lewat SULAP CSR PIK2

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Agung Sedayu Group (ASG) melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) punya program SULAP guna mengajak masyarakat di Kabupaten Tangerang, Banten, untuk mengumpulkan dan memilah sampah anorganik agar bisa ditukar menjadi akses terhadap air bersih. Foto: ASG

jpnn.com - Ada cara menarik menangani sampah rumah tangga. Tidak semua sampah harus berakhir di tempat pembuangan.

Agung Sedayu Group (ASG) melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Pantai Indah Kapuk 2 atau PIK2 punya program SULAP guna mengajak masyarakat di Kabupaten Tangerang, Banten, untuk mengumpulkan dan memilah sampah anorganik agar bisa ditukar menjadi akses terhadap air bersih.

SULAP adalah singkatan dari Sampah untuk Layanan Air Publik. Program itu menggabungkan dua kebutuhan sekaligus, yakni pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Saat ini SULAP telah menjangkau warga di delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang, yakni Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Sukadiri, Mauk, Kemiri, Sepatan, dan Sepatan Timur. Cara mengakses program itu pun mudah.

Warga yang ingin mengikuti SULAP disyaratkan menjadi nasabah bank sampah terlebih dahulu. Selanjutnya, sampah yang sudah dikumpulkan ditukar melalui mekanisme yang berlaku untuk memperoleh air bersih maksimal 20 liter.

Jangan Buang Sampah Anorganik, Bisa Ditukar Air Bersih lewat SULAP CSR PIK2

Bagi Asih, warga Desa Kalibaru di Kecamatan Pakuhaji, manfaat program tersebut terasa langsung di rumahnya.

“Alhamdulillah sangat terbantu dengan program ini. Kami tidak perlu beli air bersih karena tinggal tukar dengan sampah-sampah anorganik,” katanya.

Sampah anorganik kini bisa ditukar air bersih lewat program SULAP dari CSR PIK2. SULAP adalah singkatan dari Sampah untuk Layanan Air Publik

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|