jpnn.com, AMERIKA SERIKAT - Rapper Macklemore akhirnya buka suara setelah dirinya dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat.
Dilansir dari The Hollywood Reporter, dia menyampaikan pernyataan panjang melalui akun Instagram pada Senin (14/9) waktu setempat.
Dalam pernyataan itu, Macklemore menegaskan bahwa dirinya maupun Ed Sheeran bukanlah korban dari situasi yang terjadi.
“Saya bukan korban. Ed Sheeran bukanlah korban. Pink bukanlah korban. Kami memiliki karier, uang, peluang, keamanan, dan audiens di seluruh dunia,” tulis Macklemore.
Menurut Macklemore, pihak yang menjadi korban dalam konflik tersebut adalah rakyat Palestina.
“Para korban adalah rakyat Palestina,” tegas musisi berusia 43 tahun itu.
Macklemore juga mengeklaim bahwa keputusan mengeluarkan dirinya dari tur terjadi setelah Robert Kraft, pemilik New England Patriots sekaligus Stadion Gillette, menolak Macklemore tampil di stadion miliknya.
Dia menyebut Kraft kemudian menghubungi sejumlah pemilik stadion lain dan memberikan ultimatum kepada pihak tur Ed Sheeran.

1 hour ago
2





















































