jpnn.com, JAKARTA - Partai Golkar angkat bicara terkait penetapan Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku kecewa atas kasus hukum yang kembali menjerat kadernya tersebut.
Fahd merupakan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Organisasi Kemasyarakatan periode 2024-2029.
"Sebagai sebuah partai, kami selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran agar tidak melakukan praktik-praktik pelanggaran hukum, tindak pidana, apalagi korupsi," kata Doli, Rabu (16/9).
Menurut Doli, Fahd seharusnya mengambil pelajaran dari dua perkara korupsi yang pernah menjeratnya.
Dia menilai pengalaman tersebut semestinya mendorong Fahd untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
"Setelah dua kali terjerat kasus pidana korupsi, seharusnya membuat yang bersangkutan jera, melakukan introspeksi, dan bertobat, tapi ternyata malah sebaliknya," ujar Doli.
Doli mengatakan Golkar selama ini memberikan ruang kepada kader yang telah menjalani hukuman untuk kembali berkontribusi kepada partai.

2 hours ago
2





















































