jpnn.com - Inovasi Bio Luminance pada produk sintered stone Lumen Series Titanium Lamina meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan bertajuk “Batu Sinter Pertama dengan Bio Luminesensi atau Efek Bercahaya dalam Gelap” itu diumumkan dalam rangkaian IndoBuildTech Expo 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Rabu (8/7).
Inovasi Bio Luminance menjadi sorotan karena menghadirkan efek cahaya pada urat permukaan sintered stone. Teknologi ini memungkinkan material permukaan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika dan performa ruang, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang berubah ketika berinteraksi dengan pencahayaan.
“Kami melihat material interior kini tidak hanya dinilai dari kekuatan dan tampilannya, tetapi juga dari pengalaman yang dapat diciptakan di dalam ruang," kata CEO of Platinum Ceramics Group, Liem May Tjoe.
Dia menyebutkan, Titanium Lamina merupakan lini premium sintered stone dari PT Surya Multi Cemerlang, bagian dari Platinum Ceramics Group. Grup ini telah berkecimpung lebih dari lima dekade dalam industri material permukaan.
Melalui Lumen Series, Titanium Lamina mengeksplorasi hubungan antara material dan cahaya sebagai bagian dari pengalaman ruang modern. Pendekatan ini menjadi penting di tengah meningkatnya kebutuhan arsitek, desainer interior, pengembang, dan pemilik ruang terhadap material yang tidak hanya kuat dan indah, tetapi juga mampu menciptakan atmosfer berbeda.
"Melalui Bio Luminance, kami ingin mengeksplorasi bagaimana cahaya dan material dapat berinteraksi untuk memberikan pengalaman visual yang berbeda,” ujarnya.
Lumen Series hadir dengan dua pendekatan utama, yakni Artisan Translucence dan Bio Luminance. Artisan Translucence mengeksplorasi karakter visual batu mineral transparan seperti onyx melalui permainan kedalaman dan pencahayaan. Sementara itu, Bio Luminance menawarkan pengalaman berbeda dengan menghadirkan efek cahaya dari urat permukaan material.
Pada Bio Luminance, urat permukaan material dapat memancarkan cahaya berwarna turquoise setelah menerima paparan sinar ultraviolet atau UV. Efek afterglow tersebut membuka kemungkinan baru dalam aplikasi desain interior, terutama pada ruang yang ingin menonjolkan identitas visual kuat.

5 hours ago
4



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5152772/original/003607900_1741280110-20250306223034_083A9600.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4853467/original/071865900_1717562469-Erick_Thohir_Tinjau_SUGBK-1.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434664/original/072967600_1764940850-Borneo_FC.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392680/original/002485800_1761486231-570624768_18084026864504418_4368634468269805834_n.jpg)

