jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menuntut kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
"Menuntut Polri untuk mengusut tuntas peristiwa penyerangan ini, menangkap pelaku dan memproses hukum agar korban memperoleh keadilan serta tidak membiarkan impunitas terjadi," demikian pernyataan resmi GNB seperti dikutip, Jumat (13/3).
Organisasi meminta negara tidak melakukan pembiaran terhadap aksi teror seperti yang dialami Andrie.
"Tidak membiarkan adanya normalisasi teror terhadap pembela HAM mengingat kejadian ini terus berulang tanpa penyelesaian yang adil dan transparan," demikian pernyataan mereka.
GNB juga meminta kepada negara dan aparat keamanan untuk memberikan jaminan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
Termasuk, kata dia, negara memberikan rasa aman bagi kelompok yang bersuara kritis demi menjaga kualitas demokrasi dan pemenuhan hak asasi manusia.
"Sikap kritis masyarakat haruslah dilihat sebagai bentuk kecintaan akan masa depan bangsa Indonesia," demikian GNB dalam pernyataannya.
Selanjutnya, organisasi berharap peristiwa penyerangan tidak menyurutkan semangat pejuang dan pegiat HAM mewujudkan keadilan.

2 hours ago
3





















































