jpnn.com, JAKARTA - Jakarta- Tantangan pengawasan di pintu masuk barang, wilayah perbatasan, hingga jalur distribusi domestik kian kompleks.
Peredaran barang ilegal dan potensi pelanggaran hukum tidak bisa ditangani secara sektoral.
Tanpa koordinasi antarinstansi, celah pengawasan dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab dan berdampak langsung pada keamanan serta kepentingan masyarakat.
Menjawab hal itu, Bea Cukai menjalin sinergi lintas lembaga untuk memastikan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai berjalan efektif, profesional, dan berkeadilan.
Penguatan kolaborasi pengawasan dilakukan Bea Cukai Lhokseumawe melalui kunjungan silaturahmi ke Polres Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, dan Denpom IM/1 Lhokseumawe pada Senin (23/2).
Kunjungan yang dipimpin Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo didampingi Kepala Pangkalan Sarana Operasi (PSO), Zacky Riyadi ini menjadi momentum memperkenalkan kepemimpinan baru sekaligus mempererat koordinasi lintas aparat penegak hukum (APH).
Bambang menegaskan pentingnya komunikasi intensif dalam pengawasan kepabeanan dan cukai.
“Dalam situasi publik yang semakin kritis terhadap integritas aparat, sinergi antar-APH menjadi sangat penting. Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan bahwa kerja sama yang sudah terbangun dapat terus diperkuat demi pelayanan publik yang optimal dan penegakan hukum yang berkeadilan,” ujarnya.

6 days ago
6





















































