jpnn.com - JEMBER - Seorang pemancing yang tenggelam akibat tergulung ombak ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan setelah lima hari pencarian di Pantai Payangan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (3/5).
Korban bernama Moh Ali Makrus (33), warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jatim, itu sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak saat memancing bersama dua rekannya di belakang Teluk Love, Pantai Payangan Jember, Selasa (28/4).
"Korban hilang yang terseret ombak ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah lima hari pencarian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo di Jember.
Menurut dia, korban bersama dua temannya memancing di belakang bukit Teluk Love Pantai Payangan. Lalu, kata dia, teman korban mengajak melompat untuk meninggalkan tempat tersebut karena ombaknya mulai besar.
"Korban tidak sempat meninggalkan tempat tersebut lalu dihantam ombak dari belakang, jatuh ke depan dan sempat ditolong oleh temannya, namun, ombaknya terlalu besar sehingga korban hanyut terbawa ombak," tuturnya.
BPBD Jember berkoordinasi dengan Basarnas Pos Jember untuk melakukan pencarian yang dibagi menjadi dua tim sejak korban dinyatakan hilang tergulung ombak laut selatan.
Tim pertama melakukan pencarian dengan penyisiran laut menggunakan Perahu LCR Basarnas sepanjang Pantai Papuma, Watu ulo dan Payangan .
Kemudian tim kedua melakukan pencarian dengan penyisiran laut menggunakan perahu LCR BPBD sepanjang Pantai Papuma, Watu ulo dan Payangan.

2 hours ago
3




















































