Harga LNG Non-HGBT Turun Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Pastikan Gas Industri Tetap Andal

4 hours ago 3

Harga LNG Non-HGBT Turun Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Pastikan Gas Industri Tetap Andal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Foto dok PGN

jpnn.com, JAKARTA - Subholding Gas Pertamina, PGN, memastikan pasokan gas untuk sektor manufaktur tetap andal dan kompetitif melalui kesiapan menjalankan kebijakan penurunan harga LNG komersial tanpa mengorbankan profitabilitas korporasi.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kebijakan baru pemerintah yang memangkas harga LNG bagi industri hilir padat karya dan berorientasi ekspor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan energi gas.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman saat ini PGN resmi mengimplementasikan penurunan harga LNG menjadi 13 dolar AS per MMBTU untuk menjaga daya saing industri non-HGBT di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang sempat terdampak penurunan pasokan gas pipa.

"Sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah, perseroan siap mengimplementasikan kebijakan tersebut dengan tetap menjaga profitabilitas bisnis niaga gas dan bisnis perseroan secara keseluruhan," kata Fajriyah Usman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pemerintah menurunkan harga LNG menjadi 13 dolar AS per MMBTU bagi pelanggan industri non-HGBT di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang terdampak penurunan pasokan gas pipa, khususnya industri padat karya dan berorientasi ekspor dengan ketergantungan tinggi terhadap gas.

Langkah tersebut dilakukan pemerintah sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga gas bagi industri, kepastian pasokan, dan daya saing industri dalam negeri yang berkelanjutan.

Pemerintah juga tetap mempertahankan struktur harga gas HGBT sebesar 6,5 dolar AS per MMBTU untuk bahan baku dan 7 dolar AS per MMBTU untuk bahan bakar, serta harga gas pipa non-HGBT di Jawa Barat yang tidak mengalami kenaikan, yaitu rata-rata 9,6 dolar AS per MMBTU.

Fajriyah menjelaskan bahwa penurunan harga LNG industri yang ditetapkan pemerintah dilakukan melalui optimalisasi struktur biaya dan peningkatan efisiensi di seluruh rantai pasok LNG.

PGN resmi mengimplementasikan penurunan harga LNG menjadi 13 dolar AS per MMBTU untuk menjaga daya saing industri non-HGBT di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|