jpnn.com, JAKARTA - Meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik membuat biaya penggunaan harian menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum membeli mobil.
Melihat tren tersebut, Changan Indonesia menyoroti efisiensi biaya operasional yang ditawarkan lini kendaraan listriknya.
CEO Changan Indonesia Setiawan Surya mengatakan biaya penggunaan yang lebih terkontrol, menjadi salah satu alasan kendaraan listrik makin diminati konsumen.
“Dengan biaya operasional yang kompetitif serta dukungan layanan purnajual yang komprehensif, baik Changan Lumin maupun Deepal S07 dapat jadi solusi mobilitas untuk jangka panjang,” ujar Setiawan dalam keterangannya, Kamis (25/6).
Pada model Changan Lumin, biaya energi tergolong hemat. Mobil listrik mungil itu dibekali baterai 28,08 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 kilometer.
Dengan tarif listrik rumah tangga non-subsidi sekitar Rp1.700 per kWh, biaya energinya diperkirakan hanya sekitar Rp158 per kilometer.
Jika pengisian dilakukan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), biayanya berada di kisaran Rp230 per kilometer.
Sementara itu, biaya pengisian daya penuh di rumah hanya sekitar Rp48 ribu.

5 hours ago
3



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)











:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5504493/original/054488000_1771238831-Persita_Tangerang_Vs_PSBS_Biak-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)