Akademisi Soroti Rencana Pemberian Akses Pesawat Asing di Ruang Udara Indonesia

1 day ago 2

Akademisi Soroti Rencana Pemberian Akses Pesawat Asing di Ruang Udara Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Akademisi Hubungan Internasional dari Universitas Bakrie, Yuda Kurniawan saat diskusi publik yang digelar Indonesia Youth Congress dengan tema “Langit Indonesia Bukan Zona Bebas: Mengkritisi Kebijakan Akses Militer Asing dalam Perspektif Kedaulatan Udara, Kebijakan Pertahanan Nasional, dan Harga Diri Bangsa” pada Rabu, 29 April 2026 di Jakarta Pusat. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Akademisi Hubungan Internasional dari Universitas Bakrie, Yuda Kurniawan menyoroti rencana pemberian akses terhadap pesawat udara asing di ruang udara Indonesia.

Dia menilai kebijakan tersebut harus dikaji secara komprehensif agar tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan Indonesia.

Yuda mengingatkan setiap langkah strategis di sektor pertahanan dan keamanan tidak boleh dilepaskan dari prinsip dasar kebijakan luar negeri nasional.

"Pertanyaannya, apakah rencana ini benar-benar selaras dengan politik bebas aktif, atau justru berpotensi menarik Indonesia ke dalam pusaran rivalitas global,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurut dia, kesiapan sumber daya pertahanan juga menjadi faktor krusial.

Indonesia, kata Yuda, perlu memastikan memiliki kapasitas pengawasan dan penegakan hukum udara yang memadai sebelum membuka akses lebih luas bagi pihak asing.

Hal ini mencakup kesiapan alutsista, seperti radar dan pesawat interceptor, serta sistem komando dan kontrol yang terintegrasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kalkulasi geopolitik yang matang, terutama di tengah rivalitas antara Amerika Serikat dan China di kawasan.

Akademisi Hubungan Internasional dari Universitas Bakrie, Yuda Kurniawan menyoroti rencana pemberian akses terhadap pesawat udara asing di ruang udara Indonesia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|