jpnn.com, JAKARTA - Belakangan beredar sebuah unggahan di media sosial yang menyebut harta kekayaan anggota DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter naik lima kali lipat dalam waktu enam tahun.
Lonjakan angka tersebut disusun dengan desain mencolok, ditambah plesetan bahwa sang ketua panitia khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI ternyata juga pandai memarkirkan hartanya.
Namun, Jupiter menegaskan bahwa kenaikan dari Rp 9,9 miliar ke Rp 50,9 miliar itu tidak sefantastis yang digambarkan.
"Mari kita luruskan dengan angkanya sendiri. Jika kita mulai dari Rp 9,9 miliar, kenaikannya memang terlihat fantastis, sekitar 414 persen. Tetapi Rp 9,9 miliar itu adalah laporan paling awal saat baru dilantik, laporan yang lazimnya belum lengkap karena disusun terburu-buru dan banyak aset masih tercatat atas nama perusahaan, belum dipindahkan ke nama pribadi," kata Jupiter kepada wartawan, Jakarta, Rabu (24/6).
Menurut dia, setelah laporannya dilengkapi, total hartanya berada di kisaran Rp 32 miliar. Dengan begitu, kenaikan hartanya adalah kurang dari delapan persen per tahun.
Jupiter mengatakan, bagi seseorang yang sudah memiliki bank dan perusahaan properti sebelum menjabat, angka delapan persen per tahun bukan kejanggalan.
Nilai pertumbuhan itu bahkan cenderung di bawah laju kenaikan harga properti di Jakarta dan sekitarnya pada periode yang sama.
"Jadi pertanyaannya bukan apakah angkanya benar. Angkanya benar, dan memang terbuka untuk umum. Pertanyaannya adalah mengapa angka yang benar disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan kesimpulan yang menyesatkan," kata Jupiter.

1 hour ago
1





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)











