jpnn.com - JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengingatkan Iran untuk mematuhi kesepakatan damai yang telah diteken baru-baru ini.
Trump mengatakan pihaknya akan kembali menyerang Iran jika Teheran tidak sepenuhnya mematuhi kesepakatan damai yang baru-baru ini diteken kedua pihak.
Donald Trump dalam pertemuan kelompok G7 di Prancis, Rabu (18/6), menekankan bahwa nota kesepahaman perdamaian AS-Iran, yang mengatur penghentian permusuhan dan pembukaan Selat Hormuz, masih belum final.
"Jika saya tak menghendakinya, kami akan kembali menembaki mereka, menjatuhkan bom di atas kepala mereka," kata Trump menjelang pertemuannya dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi di sela-sela pertemuan G7.
"Jika mereka tak bersikap baik, kami akan menjatuhkan bom yang langsung menghantam kepala mereka," tambahnya.
AS dan Iran mengatakan memorandum perdamaian tersebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari ke depan untuk memberi kesempatan kedua pihak merundingkan kesepakatan akhir yang akan secara resmi mengakhiri perang.
Memorandum yang diumumkan pada Minggu, itu juga mencantumkan syarat agar AS mengakhiri blokade laut sejak April terhadap semua kapal yang hendak keluar masuk dari pelabuhan di Iran.
Menyusul berakhirnya KTT G7 selama tiga hari di kota resor Evian-les-Bains di kaki Gunung Alpen, Trump berbicara selama satu jam lebih dalam sebuah konferensi pers, menyatakan kebanggaannya karena mencapai kesepakatan yang akan ditandatangani di Swiss, Jumat (19/6).

2 days ago
4






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)






