Air Mata Turki di Piala Dunia 2026, Arda Guler Ungkap Penyesalan

3 hours ago 2

Air Mata Turki di Piala Dunia 2026, Arda Guler Ungkap Penyesalan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bintang Timnas Turki Arda Guler (kiri) saat pertandingan melawan Paraguay. Foto: AFP/RICHARD HEATHCOTE.

jpnn.com - Turki menjadi salah satu tim yang paling cepat mengakhiri petualangannya di Piala Dunia 2026.

Dua pertandingan pertama yang seharusnya menjadi pijakan menuju babak gugur malah berubah menjadi mimpi buruk bagi tim berjuluk Bintang-Bulan Sabit itu.

Kekalahan 0-1 dari Paraguay pada Sabtu (20/6) pagi WIB memastikan langkah Turki terhenti sebelum fase grup berakhir.

Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan itu dicetak Matias Galarza saat laga baru berjalan dua menit.

Turki sebenarnya memiliki waktu yang cukup untuk menyamakan kedudukan. Mereka bahkan bermain dengan keunggulan jumlah pemain sepanjang babak kedua.

Namun, situasi tersebut gagal dimanfaatkan untuk mengubah hasil pertandingan.

Hasil itu memperpanjang catatan buruk Turki setelah sebelumnya juga tumbang saat menghadapi Australia di laga perdana.

Dengan begitu, pertandingan melawan Amerika Serikat tidak lagi memiliki arti dalam perburuan tiket ke babak 32 besar.

Turki menjadi salah satu tim yang paling cepat mengakhiri petualangannya di Piala Dunia 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|