Speedboat Tenggelam, 8 Penumpang Dinyatakan Hilang

3 hours ago 1

Speedboat Tenggelam, 8 Penumpang Dinyatakan Hilang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Orang tenggelam. Grafis: Sultan Amanda Syahidatullah/JPNN.COM

jpnn.com, AMBON - Basarnas Ambon tidak menemukan penumpang speedboat yang tenggelam di Perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Basarnas mengusulkan penutupan operasi SAR setelah sembilan hari pencarian dan menyatakan para korban hilang.

"Sehubungan dengan telah dilaksanakan Operasi SAR selama sembilan hari terhitung sejak 12 Juni hingga 20 Juni 2026 tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan para korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Sabtu malam.

Pengusulan penutupan operasi SAR dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, camat, potensi SAR dan masyarakat setempat.

Delapan penumpang yang dinyatakan hilang adalah Anton Manahen (40), Asael Daniel (72), Yomima Waliana (36), Regina Unwakolu (33), Enderfina Siaran (62), Wulan Kelmury (35), Yoksan Unawekla (9), serta Marcelo Unawekla (4).

Sementara dua penumpang lainnya yang selamat dalam musibah itu adalah Yakop Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42).

Speedboat yang ditumpangi 10 penumpang ini awalnya berlayar dari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kecamatan Pulau-Pulau Babar (MBD) pada Kamis, (11/6). Namun, saat tiba di sekitar Perairan Pulau Dai terjadi cuaca buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang sehingga speedboat tersebut tenggelam.

"Lokasi kejadian pada koordinat LKK 7°39'2.95"S, 129°38'27.61"E di sekitar Perairan Pulai Dai (MBD) dengan jarak kurang lebih 264 NM Heading 160° arah Tenggara dari BRIN Ambon menggunakan Google Earth," ujarnya.

Delapan penumpang speedboat tenggelam di MBD dinyatakan hilang, Proses pencarian dihentikan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|