Persaingan Super League Makin Panas, PSIM Fokus Bangun Chemistry

1 week ago 6

Persaingan Super League Makin Panas, PSIM Fokus Bangun Chemistry

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Skuad PSIM Yogyakarta. Foto: Media Officer

jpnn.com - PSIM Yogyakarta memilih tidak larut dalam peta persaingan Super League 2026/2027 yang diprediksi makin sengit. 

Laskar Mataram memusatkan perhatian pada pembenahan internal, terutama membangun chemistry agar para pemain mampu tampil sebagai satu kesatuan.

Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel menyadari kompetisi musim depan bakal menghadirkan tantangan berbeda. 

Kehadiran tim-tim promosi dengan kekuatan finansial yang mumpuni membuat persaingan diperkirakan berlangsung lebih ketat. Namun, PSIM tidak ingin terlalu sibuk menghitung kekuatan lawan. 

Masa pramusim dimanfaatkan Van Gastel untuk memastikan pemain lama dan pemain anyar bisa memahami satu sama lain sekaligus menyatu dengan sistem permainan yang diterapkan.

Setelah tiga pekan berlatih, pelatih asal Belanda itu melihat perkembangan positif. 

Meski demikian, dia menilai proses membangun tim masih membutuhkan waktu karena pemain baru saja kembali dari masa libur panjang.

"Kami berkembang secara perlahan. Kami menjalani libur yang cukup panjang dan para pemain sedang beradaptasi kembali untuk bermain dengan sistem yang ingin kami mainkan, terutama dari sisi fisik," ujar Van Gastel, Kamis (13/8/2026).

Pelatih PSIM Yogyakarta Van Gastel memprediksi kompetisi Super League 2026/2027 akan semakin sengit. PSIM kini fokus memperkuat chemistry tim.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|