Pemuda Terseret Arus Saat Menyeberang Sungai Baebunta Ditemukan Meninggal Dunia

3 days ago 11

Pemuda Terseret Arus Saat Menyeberang Sungai Baebunta Ditemukan Meninggal Dunia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban Firman (24) di dalam kantong jenazah untuk dibawa ke rumah duka. Korban sebelumnya dinyatakan hilang terseret arus di Sungai Rongkong, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara, Sulawesi Selatan , Selasa (16/6/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar.

jpnn.com - MAKASSAR - Pemuda bernama Firman (24) yang terseret arus deras di Sungai Baebunta, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia. Tim SAR Gabungan menemukan korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia pada pencarian hari kedua, Selasa (16/6).

“Jasad korban ditemukan mengapung sejauh delapan kilometer dari lokasi kejadian awal di Sungai Rongkong," ujar Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar melalui keterangannya diterima, Rabu (17/6).

Dari informasi awal, kejadian bermula pada Sabtu (13/6), sekitar pukul 15.30 WITA, saat korban mencoba menyeberangi Sungai Baebunta, meski kala itu debit air sedang meninggi setelah hujan deras mengguyur di wilayah Luwu Raya.  

Saat menyeberang, korban malah terseret arus deras sungai setempat hingga membawanya ke Sungai Rongkong. Upaya pertolongan awal dilakukan warga sekitar, namun terkendala arus yang sangat deras. 

Kejadian ini baru dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara (Lutra), yang diterima oleh Kepala Bidang BPBD setempat Andi Hamsa pada Senin (15/6) sekitar pukul 10.10 WITA. 

Laporan ini ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Basarnas. Selanjutnya, diterjukan satu tim penyelamat dari Pos Unit Siaga SAR Masamba menuju Sungai Rokkong Luwu Ujung, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwuk Utara, untuk pelaksanaan Operasi SAR. 

Pencarian intensif dilakukan Tim SAR Gabungan melalui penyisiran sungai menggunakan perahu karet menuju hulu sejauh tiga kilometer dan hilir delapan km. Dilakukan pula penyisiran jalur darat sejauh lima kilometer.

Pada pencarian hari pertama, korban belum ditemukan. Namun, pada hari kedua penyisiran kembali dilaksanakan di Sungai Rongkong, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, hingga jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di sungai.  

Pemuda terseret arus saat menyeberang Sungai Baebunta ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|