jpnn.com, JAKARTA - Kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) salah satu bank di Jakarta Pusat bernama Mohamad Ilham Pradipta (37) dilakukan para pelaku sangat profesional.
Salah satu tersangka pria berinisial RS berperan sebagai penyedia tim pengintai.
"RS sempat melarikan diri dari rumahnya di daerah Candisari, Semarang sebelum petugas tiba di lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (27/8).
Namun, kata Ade Ary, kemudian dilakukan pengejaran dan tim berhasil tangkap RS di tempat persembunyiannya di Jalan Handayani, Sendangrejo, Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (24/8) pukul 02.15 WIB.
Dia mengatakan dalam kasus penculikan dan pembunuhan korban, RS berperan menyediakan tim pengintai dan tim IT (teknologi informasi).
"Berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan oleh tim, RS ini berperan menyediakan tim pantau yang mengikuti kegiatan korban dan juga menyediakan tim IT," katanya.
RS pun masuk dalam total 15 tersangka yang telah diamankan oleh kepolisian.
Dengan diungkapnya peran RS, maka sudah ada sembilan tersangka yang diketahui perannya dalam aksi kriminal tersebut.