jpnn.com, JAKARTA - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta memberlakukan belajar online per 1 September untuk siswa madrasah negeri maupun swasta.
Imbauan yang disampaikan atas nama Kepala Kantor Wilayah Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Viola Cempaka, ini untuk menjamin keberlangsungan proses pendidikan, sekaligus menjaga.keselamatan dan keamanan seluruh warga madrasah.
"Kami memandang perlu mengambil langkah strategis sebagai upaya antisipasi terhadap situasi dan kondisi terkini yang tidak kondusif dan berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM)," kata Viola Cempaka dalam Surat Nomor ; B-7046/Kw.09.2/5/Hm.00/08/2025 tertanggal 29 Agustus.
Surat tersebut ditujukan kepada para kepala Madrasah Aliyah (Negeri/Swasta); Kepala Madrasah Tsanawiyah (Negeri/Swasta); Kepala Madrasah Ibtidaiyah (Negeri/Swasta); dan Kepala Raudhatul Athfal di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Jakarta.
Dia mengimbau kepada seluruh Kepala Madrasah untuk melakukan penyesuaian proses pembelajaran pada tanggal 1 September 2025 dengan ketentuan sebagai berikut:
1. kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring (online).
2. Memanfaatkan sarana dan platform pembelajaran daring, seperti Google Classroom, Zoom, Microsoft Teams, WhatsApp Group, atau media pembelajaran lainnya sesuai dengan kondisi dan kemampuan madrasah masing-masing.
3. Memberikan bimbingan, pendampingan, dan pemantauan kepada peserta didik selama pelaksanaan pembelajaran daring, sehingga mutu dan kualitas pembelajaran tetap terjaga.