jpnn.com - Direktur Rumah Sakit Kemal Adwan di Gaza, Dr. Sahr Hamad, memohon kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdo?an untuk tidak hanya beretorika tetapi melakukan aksi nyata membela rakyat Palestina dan menekan kekejaman zionis Israel.
Hal ini disampaikan Dr. Sahr Hamad dalam surat terbuka, yang dibagikan di X (Twitter) jurnalis Palestina Mohammad AbuTaqiya pada 19 Agustus 2025 lalu.
Dokter Hamad meminta Presiden Turki untuk membantu membentuk front internasional dan Islam untuk mendukung Palestina, rakyatnya, dan perlawanannya melalui langkah-langkah praktis.
Dokter Hamad dalam suratnya juga mengutip ayat Al-Qur'an untuk menyindir Presiden Turki yang berbunyi, "Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan?".
Ia mempertanyakan apa yang ditunggu Turki, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperluas rencana perangnya dan menggelar operasi untuk menguasai wilayah Gaza sekaligus mengusir warga Palestina sebagai pemilik wilayah itu serta daratan Palestina seluruhnya.
Dokter Hamad juga mendesak langkah-langkah Turki untuk menekan Israel dan menghentikan pengusiran serta genosida yang terjadi.
Surat tersebut juga memuji inisiatif-inisiatif Turki sebelumnya dan menyatakan bahwa warga Gaza menganggap Turki sebagai negara sahabat. Namun, surat tersebut juga memperingatkan bahwa kekalahan Gaza akan mengubah keseimbangan agama dan politik di kawasan tersebut.
Seperti diketahui, Turki dalam pernyataannya selalu mengutuk serangan Israel. Namun, pemerintah Turki juga menghadapi sejumlah demonstrasi dari rakyatnya karena diduga melanjutkan perdagangan dengan Israel sambil mengadopsi retorika anti-Israel yang keras.