jpnn.com, MAKASSAR - Korban jiwa dalam peristiwa pembakaran Kantor DPRD Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan bertambah satu orang, sehingga jumlah korban tewas menjadi empat orang dari total delapan korban seusai kejadian itu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat korban meninggal terakhir bernama Budi Haryadi (30 tahun).
"Korban jiwa dalam peristiwa ini sudah empat orang dan satu masih kritis," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Fadli Tahar kepada wartawan, Sabtu.
Korban Budi Haryadi bertugas sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terpaksa melompat dari atap gedung DPRD Makassar saat terbakar.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, tetapi kondisinya sudah kritis.
"Sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Primaya sebelum akhirnya meninggal dunia," katanya.
Selain Budi, korban lainnya juga turut melompat dari lantai empat bernama Syaiful (43).
Almarhum sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Ujung Tanah dinyatakan meninggal Rumah Sakit Grestelina, meski sebelumnya dirawat intensif, tetapi nyawanya tidak tertolong.