jpnn.com, JAKARTA - PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk mengambil langkah berbeda di tengah derasnya arus baja impor murah dari Tiongkok, yitu dengan menonjolkan mutu, layanan, dan kepercayaan.
Murah memang menggoda, tetapi harga bukan jaminan. Baja impor kadang disebut produk banci: murah, tetapi kualitas tak teruji.
Krakatau Steel sebaliknya menegaskan bahwa baja nasional mampu bersaing dalam standar internasional.
Meski tengah menghadapi tekanan finansial, Krakatau Steel punya modal berharga dari sisi pemasaran yaitu kepuasan pelanggan yang konsisten tinggi.
Selama tiga tahun terakhir, skor Customer Satisfaction Index (CSI) perusahaan stabil berada di kategori “puas”, bahkan pada 2023, skor CSI naik signifikan menjadi 5,39, masuk kategori “sangat puas”.
Capaian itu bukan hanya melampaui standar industri, tetapi juga menembus target internal (SKU/KPI) yang ditetapkan pada angka 4,6.
Artinya, secara kualitas produk dan layanan, Krakatau Steel berhasil menjawab ekspektasi pelanggan.
Murah Tidak Selalu Untung