jpnn.com, JAKARTA - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono memaparkan sebaran inflasi di tingkat regional yang menunjukkan dinamika berbeda di tiap wilayah.
Meskipun sebagian besar daerah mengalami kenaikan harga, terdapat beberapa provinsi yang justru mencatat penurunan harga.
"Secara bulanan, sebanyak 30 provinsi yang mengalami inflasi dan 8 provinsi lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat yaitu sebesar 2,00%. Deflasi terendah terjadi di Maluku yaitu 0,17%," kata Ateng di kantornya, Senin (4/5).
Kondisi serupa juga terlihat pada data tahunan, di mana seluruh provinsi di Indonesia terpantau mengalami inflasi.
Namun, lonjakan di Papua Barat tetap menjadi yang paling menonjol dibandingkan wilayah lainnya.
Inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat sebesar 5,00 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Lampung sebesar 0,53 persen.
Secara nasional, laju inflasi menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi menurun berdasar data bulanan (mtom).
Secara tahunan (yoy), inflasi April 2026 tercatat sebesar 2,42 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan April 2025 sebesar 1,95 persen.

2 hours ago
3




















































