jpnn.com, SRAGEN - Sebanyak 33 siswa SMA Unggulan Rushd, Sragen, Solo, mengikuti program pertukaran pelajar ke Dwi Emas International School, Malaysia, pada 4–12 April 2026.
Program ini memberikan pengalaman pendidikan multikultural dengan pendekatan global yang terintegrasi langsung dengan sistem pembelajaran di sekolah tujuan.
Selama satu pekan, para siswa menjalani aktivitas layaknya pelajar internasional dengan mengikuti kelas akademik seperti sains, matematika, dan humaniora.
Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari olahraga, seni, hingga kepemimpinan.
Selain itu, siswa turut berpartisipasi dalam dialog lintas budaya yang mendorong pemahaman terhadap keberagaman. Interaksi ini menjadi sarana membangun empati, toleransi, serta keterampilan komunikasi dalam lingkungan global.
Program ini tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan soft skill melalui kegiatan kewirausahaan dan diskusi interaktif. Para siswa didorong untuk mengembangkan pola pikir kritis dan inovatif sejak dini.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan belajar langsung dari praktisi industri melalui sesi bersama Naaman Lee di Kuala Lumpur.
Dalam sesi tersebut, siswa memperoleh wawasan mengenai dunia teknologi dan kewirausahaan di Asia Tenggara.

1 hour ago
3




















































