jpnn.com, JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md bereaksi setelah melihat potongan video rekaman hakim militer Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto ketika memimpin sidang perkara penyerangan air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Adapun, potongan video yang direspons Mahfud ialah saat hakim menyebut bodoh para pelaku penyerangan, karena memakai medium berpenutup besar untuk menyiram Andrie.
"Kalau benar ini atraksi hakim di persidangan, duh, Gusti, mengapa dunia peradilan kita begini," kata dia dikutip dari akunnya di X, Kamis (7/5).
Mahfud di sisi lain menyebut hakim Fredy bisa saja sedang memberi pesan pelaku penyerangan berbohong ketika perwira menengah itu bilang terdakwa bodoh saat aksi penyiraman air keras.
Hanya saja, kata Mahfud, jika tujuan itu yang hendak dicapai, hakim tak perlu mendramakan dalam persidangan.
"Kan, cukup disimpulkan saja bahwa keterangannya tak masuk akal, selesai," ungkap dia.
Sebelumnya, Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara penyerangan air keras terhadap Andrie pada Rabu (6/5) kemarin.
Sidang beragenda mendengarkan keterangan lima saksi dari militer dan tiga sipil yang dianggap mengetahui perkara.

6 hours ago
2





















































