jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat kolaborasi untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi antara Baznas dan Kemensos di Gedung Kemensos, Jakarta, Kamis (7/5).
Pertemuan itu dihadiri Ketua Baznas Sodik Mudjahid, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, Deputi II Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan M. Imdadun Rahmat, serta Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih.
Dalam pertemuan tersebut, Sodik Mudjahid mengatakan Baznas memiliki sejumlah program prioritas yang beririsan langsung dengan program Kemensos.
Program tersebut mencakup bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), beasiswa pendidikan, pembangunan sekolah, layanan kesehatan, pembinaan usaha kecil, dakwah, hingga program kemanusiaan.
Menurut Sodik, potensi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas akan diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan.
“Program Kemensos dan program Baznas akan kami superimpose untuk menemukan prioritas-prioritas yang nanti digarap bersama,” ujar Sodik.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan kolaborasi kedua pihak akan berpedoman pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan intervensi sosial pemerintah.

2 hours ago
3





















































