jpnn.com, JAKARTA - Koalisi masyarakat sipil menuntut dihentikannya latihan dasar militer (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Hal demikian disampaikan koalisi menyikapi kabar dua calon manerjer Kopdes Merah Putih dan KNMP meninggal saat ikut Latsarmil.
"Pelatihan dasar kemiliteran di program Koperasi Desa Merah Putih sudah seharusnya dihentikan, termasuk agenda-agenda militerisasi sipil lainnya," demikian pernyataan koalisi masyarakat sipil seperti dikutip Kamis (25/6).
Adapun, koalisi masyarakat sipil yang menyatakan sikap berasal dari DE JURE, IMPARSIAL, CENTRA Initiative, Raksha Initiative, HRWG, Indonesia Risk Centre, dan SETARA Institute.
Koalisi beranggapan meninggalnya dua calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP menandakan sistem pendidikan militer tak tepat diterapkan serampangan ke warga sipil.
"Ya, apalagi tidak ada hubungan sama sekali antara profesionalisme kerja menjalankan tugas koperasi dengan pelatihan militer," demikian pernyataan mereka.
Koalisi tentu mengkritik keras pelibatan TNI dalam program Kopdes Merah Putih, karena bertentangan dengan aturan dan mengganggu tata kelola koperasi.
"Akibatnya, publik dipertontonkan kebijakan yang tidak tepat ini yang bahkan hingga menimbulkan korban jiwa," demikian mereka bersikap.

2 hours ago
3





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)











:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5504493/original/054488000_1771238831-Persita_Tangerang_Vs_PSBS_Biak-4.jpg)
