Inilah Contoh Hukuman Fisik untuk Manajer KDMP Peserta Latsarmil

2 hours ago 2

Inilah Contoh Hukuman Fisik untuk Manajer KDMP Peserta Latsarmil

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Latsarmil calon manajer KDMP di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto: ANTARA /Indrianto Eko Suwarso/agr

jpnn.com - JAKARTA – Calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) peserta latihan dasar militer (latsarmil) yang melanggar aturan dikenai hukuman.

Pelatih dari TNI memberlakukan hukuman fisik kepada peserta latsarmil yang kedapatan melanggar beberapa peraturan selama pendidikan, salah satu contoh ketika peserta terlambat mengikuti apel pagi.

"Contoh saat apel pagi, mereka terlambat mungkin karena ketiduran dan sebagainya, kita berikan hukuman push up 10 atau 15 kali," kata Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak Letkol (Mar) Agus Mutaqin saat ditemui awak media di markas Marinir, Cilandak, Jakarta Timur, Kamis (25/6).

Agus menjelaskan hukuman fisik itu diberlakukan agar para peserta memiliki jiwa disiplin yang tinggi serta taat akan peraturan.

Hukuman tersebut juga diharapkan dapat membuat peserta dapat hidup lebih tertib.

Tidak hanya karena telat mengikuti apel, para peserta juga akan menerima hukuman jika tidak mengikuti makan bersama.

Menurut Agus, hal tersebut harus dilakukan karena makan merupakan aktivitas yang wajib dilakukan demi menjaga kesehatan fisik peserta.

"Kita (pelatih) juga lakukan hukuman secara kolektif, contohnya tidak makan. Karena makan adalah untuk meningkatkan kemampuan kita, kalau tidak makan atau tidak bersama-sama yang lain, kita kasih hukuman supaya besok tidak mengulang lagi," kata dia.

Diharapkan seluruh peserta Latsarmil mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan ketika mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|