Indonesia Diyakini Mampu Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik di Asia Tenggara, Asal...

4 hours ago 2

Indonesia Diyakini Mampu Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik di Asia Tenggara, Asal...

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Industri kendaraan listrik. (ANTARA FOTO/Hana Dewi Kinarina/wpa/YU)

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama kendaraan listrik di Asia Tenggara.

Namun, potensi itu dinilai belum cukup jika tidak dibarengi dengan penguatan kebijakan dan industri pendukung secara menyeluruh.

Pengamat industri otomotif sekaligus peneliti kendaraan listrik ITB, Yannes Martinus Pasaribu, menilai ada tiga langkah penting yang perlu diprioritaskan agar daya saing industri kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) Indonesia melesat.

Langkah pertama ialah menghadirkan kepastian regulasi jangka panjang, serta insentif yang lebih jelas bagi produsen komponen kendaraan listrik.

Menurut Yannes, kebijakan yang ada saat ini masih banyak berfokus pada perakitan kendaraan dan pemberian insentif kepada konsumen.

Padahal, industri komponen merupakan fondasi penting untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang kuat dan berkelanjutan.

Selain itu, Indonesia juga perlu mempercepat pembangunan rantai pasok komponen yang terintegrasi.

Yannes menilai ketergantungan terhadap impor komponen utama masih menjadi tantangan besar, terutama baterai yang hingga kini belum diproduksi secara luas di dalam negeri.

Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama kendaraan listrik di Asia Tenggara. Ada 3 kunci utama yang harus dilakukan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|