jpnn.com - Borneo FC memasuki era baru setelah melakukan perombakan besar-besaran.
Namun, di tengah eksodus tersebut, Nadeo Argawinata menjadi salah satu sosok yang tetap bertahan.
Total 15 pemain tidak lagi menjadi bagian dari skuad Pesut Etam, sementara pelatih kepala Fabio Lefundes beserta beberapa stafnya juga memilih mengakhiri masa kerja mereka di Samarinda.
Perombakan besar itu cukup mengejutkan mengingat Borneo FC baru saja menjalani salah satu musim terbaiknya.
Klub kebanggaan masyarakat Samarinda itu finis di peringkat kedua klasemen Super League 2025/26 dengan 79 poin, hanya kalah head to head dari Persib Bandung yang menjadi juara.
Bagi Nadeo, pergantian besar-besaran seperti ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sepak bola profesional.
"Pergantian pemain dan pelatih merupakan sesuatu yang lumrah di sepak bola."
"Apalagi, di Borneo FC situasi seperti ini bukan kali pertama terjadi sehingga kami sudah terbiasa menghadapinya," ucapnya.

3 days ago
12






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)






