jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bertemu Chair IUCN SSC Asian Rhino Specialist Group (AsRSG) Amirthara Christy Williams dan Chair IUCN SSC Asian Elephant Specialist Group (AsESG) Heidi S. Riddle di Jakarta, Kamis (7/5).
Raja Juli mengatakan pertemuannya dengan Amirthara dan Heidi menyinggung soal konservasi gajah era pemerintahan Prabowo Subianto.
"Dalam pertemuan ini, mereka menyampaikan apresiasi terhadap langkah-langkah konservasi gajah dan badak yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo," kata Raja Juli kepada awak media, Kamis.
Amirthara dan Heidi, kata Raja Juli, mengingatkan soal pentingnya komitmen politik dalam upaya konservasi satwa.
"Menurut mereka, komitmen politik yang kuat, penguatan kebijakan, serta pendekatan kolaboratif menjadi fondasi penting bagi masa depan konservasi satwa di Indonesia," ujar eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu.
Raja Juli sendiri menilai masukan dan dukungan dari komunitas konservasi internasional seperti IUCN menjadi semangat negara menjaga satwa.
"Pengingat bahwa menjaga gajah, badak, dan habitatnya bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia," katanya.
Amirthara dalam pernyataan saat pertemuan merasa pemerintah Indonesia sudah mulai memberikan perhatian yang cukup dan mengambil langkah tepat untuk konservasi gajah serta badak.

4 hours ago
6





















































