jpnn.com - Arema FC langsung menunjukkan wajah berbeda pada pekan pertama Super League 2026/27. Bukan hanya menang telak, Singo Edan juga memperlihatkan satu senjata yang tampaknya sudah dipersiapkan secara serius, yakni bola mati.
Arema FC mengawali kompetisi dengan menghancurkan Isenmulang Kalteng FC 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/9/2026).
Yang membuat kemenangan tersebut semakin menarik, tiga dari empat gol Arema FC lahir melalui situasi bola mati.
Produktivitas tersebut bukan sebuah kebetulan. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan timnya memang memberikan perhatian khusus terhadap situasi set piece dalam sesi latihan.
Keberhasilan Arsenal menjadikan bola mati sebagai salah satu kekuatan utama menjadi gambaran bagaimana skema tersebut dapat dimaksimalkan untuk mencetak gol.
"Semua tim di dunia saat ini sepak bolanya sangat mirip. Jika memiliki variasi set piece yang berbeda, itu akan sangat membantu. Seperti yang Anda katakan tentang Arsenal, kami tidak baru memulai ini sekarang,” ujar Marcos Santos seperti dikutip dari laman resmi ILeague.
Marcos menegaskan strategi tersebut bukan sesuatu yang baru dikembangkan Arema FC. Latihan bola mati sudah dilakukan sejak musim lalu dengan menyesuaikan karakteristik lawan dan pemain yang tersedia.
"Musim lalu kami menciptakan banyak peluang namun mungkin tidak berbuah gol," katanya.

4 hours ago
3





















































