Tabrakan Kereta Bekasi Timur: Biasanya Rusli Menjemput Adelia

4 hours ago 2

 Biasanya Rusli Menjemput Adelia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gerbong KRL yang dihantam KA di Stasiun Bekasi Timur. Foto: Rezas/AFP

jpnn.com - BEKASI - Adelia Rifani (26), merupakan salah satu korban meninggal dalam tabrakan kereta yang melibatkan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Duka pun menyelimuti keluarga Adelia yang tinggal di sebuah rumah kawasan Perumahan Bekasi Regensi 1, RT06/06, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Tiada firasat sama sekali dari keluarga korban. Malam itu seharusnya berjalan seperti biasa. Sang ayah, Rusli, sudah bersiap menjemput putrinya di Stasiun Cibitung, rutinitas yang hampir tak pernah terlewat. Namun, hingga Senin pukul 21.30 WIB, tak ada kabar.

"Biasanya saya jemput. Malam itu sudah siap-siap, tetapi sampai sekitar jam setengah sepuluh tidak ada kabar," ujar Rusli.

Kecemasan pun seketika berubah menjadi kepanikan, ketika kabar kecelakaan kereta menyebar dengan cepat di media massa, media sosial maupun aplikasi grup percakapan telepon genggam.

Rusli bersama keluarga seketika bergegas menyisir lokasi kejadian hingga ke sejumlah rumah sakit.

Nama Adelia tidak ditemukan di lokasi. Harapan sempat menggantung hingga akhirnya kabar itu datang menjelang waktu tengah malam.

Tidak bersua di lokasi kejadian, akhirnya bertemu kabar setelah mencari ke rumah sakit. Kabar duka yang diterima keluarga sekitar pukul 23.00 WIB. Adelia ditemukan di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dalam kondisi tidak lagi bisa pulang sendiri.

Adelia merupakan salah satu korban meninggal dalam tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|