jpnn.com, BEKASI TIMUR - Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii mengungkap seluruh korban yang dievakuasi oleh tim SAR di lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur berjenis kelamin perempuan.
Hal ini mengonfirmasi bahwa gerbong KRL yang dihantam keras oleh lokomotif merupakan gerbong khusus perempuan.
Syafii menyebutkan bahwa proses identifikasi awal menunjukkan identitas gender para korban secara keseluruhan.
"Seratus persen yang kami evakuasi (di titik tersebut) perempuan," kata Syafii di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Meski seluruh korban adalah perempuan, Syafii memastikan bahwa tidak ada anak-anak yang menjadi korban dalam tragedi berdarah tersebut.
Berdasarkan pengamatan tim di lapangan, seluruh korban masuk dalam kategori usia dewasa.
"Saya melihatnya tidak ada (anak-anak), semuanya sudah masuk kategori dewasa," tambahnya.
Terkait identitas detail para korban, Kabasarnas menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis dan kepolisian.

4 hours ago
2





















































