Respons Santai Bojan Hodak Soal Kisruh Bonus Rp1 Miliar untuk Persib

3 hours ago 2

Respons Santai Bojan Hodak Soal Kisruh Bonus Rp1 Miliar untuk Persib

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Banner 'SHUT UP KDM' dipasang di tribune utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga Persib Bandung vs Arema FC, Jumat (24/4/2026) malam. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak mau ambil pusing soal kehebohan bonus sebesar Rp 1 miliar dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Pemberian bonus tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan memicu reaksi keras dari suporter Bobotoh.

Bojan Hodak mengatakan, bonus untuk pemain dalam pertandingan sepak bola adalah hal lumrah dan tidak perlu digembar-gemborkan.

"Bagus jika mendapatkan bonus, para pemain tentunya layak mendapatkan bonus," kata Bojan Hodak di Bandung, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, bonus juga layak diterima para penggawa karena sudah berjuang hingga menjelang berakhirnya kompetisi Super League 2025/26.

Saat ini, klub berjuluk Maung Bandung itu pun masih berjuang meraih gelar juara hattrick di bawah asuhan pelatih asal Kroasia tersebut.

"Kami berada di peringkat pertama, benar kan? Anda bermain untuk bonus, begitulah sepak bola profesional," tegasnya.

Sebelumnya, Bobotoh membentangkan banner bertuliskan 'SHUT UP KDM' yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, merespons soal pemberian bonus Rp1 miliar untuk pemain dari Menteri Maruarar Sirait yang jadi perbincangan Bobotoh.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|