Reforestasi 2.557 Hektare Tesso Nilo Dimulai, Menhut: Era Prabowo Jadi Titik Balik

6 hours ago 3

 Era Prabowo Jadi Titik Balik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Selasa (3/3). Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut reforestasi kawasan Taman Nasional Tesso Nilo menjadi langkah pemerintah memulihkan ekosistem lokasi itu yang menghadapi berbagai persoalan.

Hal demikian dikatakan Raja Juli saat menghadiri acara dimulainya reforestasi 2.557 hektare Taman Nasional Tesso Nilo di Riau, Selasa (3/3).

"Ini menjadi rangkaian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kembali ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo,” ujar eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu dalam keterangan persnya, Rabu (4/3).

Raja Juli menuturkan persoalan Tesso Nilo bukan masalah baru dan mulai diurai pada era kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Persoalan Tesso Nilo ini persoalan yang sudah menahun, bukan persoalan yang terjadi kemarin sore. Persoalan yang sudah melapuk, karena memang sudah akut. Namun, alhamdulillah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto persoalan ini mulai dapat kami urai,” kata Sekjen PSI itu.

Raja Juli menuturkan beberapa bulan lalu pemerintah merelokasi lahan masyarakat yang sebelumnya berkebun di kawasan Tesso Nilo.

Menurutnya, langkah relokasi diambil sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Selain itu, pemerintah juga melakukan pemusnahan sawit di Tesso Nilo. 

"Teman-teman yang berkebun di Tesso Nilo mendapat lahan pengganti sebagai bagian dari upaya kita mencari titik temu, bukan titik tengkar. Mengurai persoalan, bukan menambah kusut benang yang memang sudah kusut,” tegasnya.

Menhut Raja Juli Antoni menuturkan persoalan Tesso Nilo mulai diurai pada era kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|