jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengajak para ulama untuk mendukung posisi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
Indonesia juga disebut siap melakukan berbagai upaya konkret guna mendorong tercapainya solusi damai di tengah eskalasi perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
Hal itu disampaikan Prabowo saat mengumpulkan para ulama, pimpinan organisasi Islam, hingga pimpinan pondok pesantren di Istana Negara, pada Kamis (5/3) kemarin.
“Dan kemudian mengambil satu kesimpulan, berharap kepada pimpinan ormas, tokoh-tokoh Islam ini bersama dengan Bapak Presiden dalam satu barisan, bersama-sama memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah. Terutama juga meredakan ketegangan,” ucap Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nusron Wahid.
Nusron menuturkan Presiden tak ingin konflik di Timur Tengah semakin meluas. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia akan terus berupaya untuk mencegah hal itu terjadi.
“Jangan sampai perang terjadi antara Iran dengan Amerika, serta akan berdampak terhadap gejolak di Timur Tengah,” kata dia.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu memastikan pemerintah terus memonitor perang Israel-AS dengan Iran dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar eskalasi konflik tak berdampak signifikan terhadap Indonesia.
"Jangan sampai perang berlarut-larut terutama di Iran maupun di kawasan Teluk dan sebagainya," tuturnya.

2 hours ago
3




















































