jpnn.com - Persaingan memperebutkan tempat di starting XI PSS Sleman dipastikan belum berakhir. Pelatih Pieter Huistra belum mau mengunci komposisi tersebut menjelang bergulirnya Super League 2026/27.
Huistra memilih menunggu perkembangan para pemainnya sebelum menentukan siapa yang benar-benar layak menjadi starter. Kondisi fisik hingga pengalaman bermain bersama menjadi pertimbangan utama yang tidak bisa diabaikan.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, banyaknya pilihan di dalam skuad membuat persaingan semakin terbuka. Pemain yang saat ini masuk dalam proyeksi starter masih bisa tergeser jika performanya tidak meyakinkan.
"Saya sudah memiliki gambaran besarnya. Tetapi, gambaran itu masih sangat luas karena kami memiliki banyak pilihan," ujar Huistra di situs ILeague.
Situasi tersebut membuat beberapa pemain PSS masih harus bekerja keras dalam sesi latihan maupun pertandingan uji coba. Huistra ingin memastikan pemain yang turun sejak menit pertama benar-benar berada dalam kondisi terbaik.
"Semuanya tergantung pada seberapa bugar kondisi setiap pemain dan seberapa sering mereka sudah bermain bersama dalam latihan maupun pertandingan uji coba," katanya.
Masalah kebugaran menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan Huistra. Pemain yang sempat mengalami cedera ringan dan belum banyak mendapat menit bermain dinilai masih membutuhkan waktu untuk mengejar rekan-rekannya.
"Terutama bagi pemain yang sempat mengalami cedera ringan dan belum banyak tampil dalam pertandingan uji coba. Mereka mungkin sedikit tertinggal dibandingkan pemain lainnya," jelasnya.

2 hours ago
1












































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)








