jpnn.com, GROBOGAN - Satu unit mobil mini bus yang berisikan rombongan pengantar jemaah haji tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat (1/5) dini hari.
Peristiwa itu terjadi saat minibus yang berisikan sembilan orang mengalami mati mesin ketika melintasi perlintasan tanpa palang pintu otomatis tersebut.
Total ada empat penumpang mobil dinyatakan tewas dan sisanya mengalami luka-luka akibat insiden kecelakaan itu.
Merespons hal tersebut, PT Jasa Raharja turut memastikan jaminan perlindungan bagi para korban tertabrak kereta itu.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin turut menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa itu.
“Kami menyampaikan turut berduka cita atas kejadian ini. Sejak menerima informasi, Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dan jaminan sesuai ketentuan,” kata Awaluddin, Jumat (1/5).
Awaluddin memaparkan pihaknya memberikan santunan sebesar Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia kepada ahli waris yang sah.
Sementara bagi korban luka-luka biaya perawatan di rumah sakit hingga maksimal Rp 20 juta per orang.

3 hours ago
2




















































