jpnn.com - Satu poin dari markas Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi alarm bagi Persebaya Surabaya pada awal BRI Super League 2026/27.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares melihat ada kebiasaan yang harus segera diubah jika Bajul Ijo ingin bersaing lebih jauh.
Juru racik asal Portugal itu menilai timnya harus tetap agresif meski sudah berada dalam posisi unggul.
Masalah Krusial Persebaya
Persebaya sebenarnya sudah berada dalam posisi ideal setelah Yann Mabella mencetak gol pada menit ke-13.
Namun, kesempatan mendapatkan tiga poin akhirnya sirna setelah Bhayangkara FC mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi Allano (60').
"Kami tentu kecewa karena target kami adalah menang. Ketika sudah unggul, seharusnya kami mampu mempertahankan keunggulan sekaligus menjaga gawang tetap aman," ucapnya.
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Cepat Puas
Tavares kemudian menyoroti keberanian anak asuhnya dalam memanfaatkan momentum. Baginya, pertandingan belum selesai selama Persebaya masih memiliki peluang untuk menciptakan gol.
"Ketika kesempatan untuk mencetak gol kedua datang, kami tidak boleh berhenti terlalu cepat. Tim harus tetap memiliki keberanian dan terus mencari gol berikutnya sebelum lawan mendapatkan kesempatan menyamakan skor," tambahnya.

3 hours ago
2





















































