jpnn.com - Musim awal MotoGP 2026 belum memberi senyum bagi Yamaha Motor Company.
Proyek besar mesin V4 yang digadang-gadang sebagai jalan keluar dari krisis performa, justru masih terlihat belum menggigit pada seri pembuka di Thailand.
Hasil balapan berbicara cukup jelas. Fabio Quartararo hanya mampu finis di posisi ke-14, tertinggal sekitar 30 detik dari pemenang balapan, Marco Bezzecchi dengan motor Aprilia.
Di belakangnya, Alex Rins menutup lomba di posisi ke-15 dengan selisih 33 detik.
Sementara itu, Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller juga tercecer di posisi ke-17 dan ke-18 dengan gap yang makin jauh dari rombongan depan.
Bagi Yamaha, angka-angka itu menjadi pengingat bahwa jalan menuju kompetitif masih panjang.
Pengembangan mesin V4 sendiri sebenarnya bukan proyek dadakan. Program sudah berjalan sejak 2024 dan terus digarap sepanjang 2025 bersamaan dengan balap reguler.
Pembalap uji Augusto Fernandez, bahkan sempat mencicipi motor dengan konfigurasi tersebut dalam beberapa sesi pengujian.

3 hours ago
1




















































