jpnn.com - Pengamat voli Tanah Air Roosyudhi Priyanto menyoroti rencana PBVSI yang ingin menaturalisasi pemain asal Brasil untuk memperkuat tim nasional.
Pria yang akrab disapa Erpe itu menilai federasi sebaiknya tetap memprioritaskan pembinaan pemain lokal meskipun program naturalisasi tetap bisa menjadi salah satu opsi.
"Pembinaan harus terus jalan dan jangan menggantungkan kepada naturalisasi. Ambil pemain naturalisasi sah-sah saja, di dunia juga banyak yang melakukan."
"Proses pembinaan juga harus terus dijalankan," ujar Erpe saat dihubungi JPNN.com.
Menurutnya, saat ini sejumlah bibit muda, khususnya di sektor voli putri, mulai bermunculan di kompetisi Proliga 2026.
Beberapa nama yang dinilai menjanjikan di antaranya Clarissa Maria Thomas dari Medan Falcons, Khanza Putri Yansi Ganestri (Medan Falcons), serta Arimbi Syifana Andayani (Jakarta Livin’ Mandiri).
Erpe menilai federasi juga harus cermat dalam menentukan pemain naturalisasi yang nantinya dipilih untuk memperkuat tim nasional.
PBVSI, kata dia, bisa belajar dari langkah Turki yang menaturalisasi Melissa Vargas, yang kini menjadi salah satu pemain kunci tim asuhan Daniele Santarelli.

4 hours ago
2





















































